Nama : Michael Juiverson SNpm :
14111461Kls :
3 KA 37
Sofskill Bahasa IndoneasiaStruktur Karangan Ilmiah
A.Pendahuluan
Karangan tertulis
banyak macamnya baik dari yang kecil seperti artikel, opini, dan yang besar
seperti makalah, paper, skripsi. Dalam tata keilmuan untuk membuat itu semua
ada aturan yang tidak boleh dilanggar. Aturan-aturan itu sudah menjadi
ketetapan semua kalangan keilmuan. Jika aturan itu tidak dipakai dalam karya
tulis tersebut maka semuanya dianggab fatal.Banyaknya aturan tidak
mungkin bisa dipaparkan dalam satu artikel ini, untuk itu akan kita bahas
bersama dalam satu aturan dari sekian banyaknya aturan yang ada dalam membuat
suatu karangan ilmiah.Di dalam karangan
tertulis seperti makalah, paper dan skripsi sebelum masuk pada bab isi/inti di
anjurkan untuk memaparkan terlebih dahulu kenapa membuat makalah (maksudnya
tema) dan itu dinamakan dengan PENDAHULUAN, tercakup dalam Bab I. Disini akan
menjelaskan daya nalar penulis sebagai bukti bahwa karangan tersebut memang
dubuat oleh tangannya sendiri. Sedikit berbeda dengan opini, gagasan dan
lain-lain. Karena karya tulis semacam ini lebih sedikit jadi pendahuluan tidak
ditulis. Akan tetapi latar belakang masih menjadi bagian sekalipun tidak
mencamtumkan tulisan Latar Belakang.Sumber : http://toplus.mywapblog.com/pengertian-pendahuluan-dalam-karya-tertu.xhtml
B.Kajian Pustaka atau Landasan TeoriKajian pustaka merupakan daftar referensi dari semua jenis
referensi seperti buku, jurnal papers, artikel, disertasi, tesis, skripsi, hand
outs, laboratory manuals, dan karya ilmiah lainnya yang dikutip di dalam
penulisan proposal. Semua referensi yang tertulis dalam kajian pustaka harus
dirujuk di dalam skripsi. Referensi ditulis urut menurut abjad huruf awal dari
nama akhir/keluarga penulis pertama dan tahun penerbitan (yang terbaru ditulis
lebih dahulu).Dalam Penelitian biasanya diawali dengan ide-ide atau gagasan
dan konsep-konsep yang dihubungkan satu sama lain melalui hipotesis tentang
hubungan yang diharapkan. Ide-ide dan konsep-konsep untuk penelitian dapat
bersumber dari gagasan peneliti sendiri dan dapat juga bersumber dari sejumlah
kumpulan pengetahuan hasil kerja sebelumnya yang kita kenal juga sebagai
literatur atau pustaka. Literatur atau bahan pustaka ini kemudian kita jadikan
sebagai referensi atau landasan teoritis dalam penelitian.Penelitian biasanya
diawali dengan ide-ide atau gagasan dan konsep-konsep yang dihubungkan satu
sama lain melalui hipotesis tentang hubungan yang diharapkan. Ide-ide dan
konsep-konsep untuk penelitian dapat bersumber dari gagasan peneliti sendiri
dan dapat juga bersumber dari sejumlah kumpulan pengetahuan hasil kerja
sebelumnya yang kita kenal juga sebagai literatur atau pustaka. Literatur atau
bahan pustaka ini kemudian kita jadikan sebagai referensi atau landasan
teoritis dalam penelitian.Sumber: http://makalahbarataanpba.blogspot.com/2010/01/kajian-pustaka.html
C.Metodologi Penelitianmerupakan prosedur atau cara seseorang dalam
melakukan suatu kegiatan untuk mempermudah memecahkan masalah secara teratur,
sistematis, dan terkontrol. Ilmiah adalah sesuatu keilmuan untuk mendapatkan
pengetahuan secara alami berdasarkan bukti fisis. Jadi, bila kita menjabarkan
lebih luas dari metode ilmiah adalah suatu proses atau cara keilmuan dalam
melakukan proses ilmiah(science project) untuk memperoleh pengetahuan secara
sistematis berdasarkan bukti fisis. Cara untuk memperoleh pengetahuan atau
kebenaran pada metode ilmiah haruslah diatur oleh pertimbangan.Sumber :
https://www.facebook.com/permalink.php?id=380746885301057&story_fbid=420460174663061
D.Analisis"Analisa"
beralih ke halaman ini. Untuk surat kabar bernama Analisa, lihat Analisa (surat kabar).Dalam linguistik, analisa atau analisis adalah kajian yang dilaksanakan
terhadap sebuah bahasa guna
meneliti struktur bahasa tersebut secara mendalam. Sedangkan pada kegiatan
laboratorium, kata analisa atau analisis dapat juga berarti kegiatan yang
dilakukan di laboratorium untuk memeriksa kandungan suatu zat dalam cuplikan.
Namun, dalam perkembangannya, penggunaan kata analisa atau analisis mendapat sorotan dari kalangan
akademisis, terutama kalangan ahli bahasa. Penggunaan yang seharusnya adalah
kata analisis. hal ini
dikarenakan kata analisis merupakan kata serapan dari bahasa
asing (inggris) yaitu analisys.
Dari akhiran -isys bila diserap ke dalam bahasa Indonesia
menjadi -isis. Jadi sudah
seharusnya bagi kita untuk meluruskan penggunaan setiap bahasa agar tercipta
praktik kebahasaan yang baik dan benar demi tatanan bangsa Indoesia yang
semakin baik.Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Analisis
E.KesimpulanKesimpulan itu rangkuman dari
sebuah bacaan, kesimpulan juga berarti isi pokok pikiran dari sebuah paragraf
atau bacaan. Jadi, kalo kamu mau menulis kesimpulan dari sebuah bacaan, yg
ditulis yang penting-pentingnya aja, karena kesimpulan itu sangat singkat.
Sumber :
https://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20100721053144AAm2UsL