Rabu, 20 Januari 2016

Etika Dan Professionalitas TI

Nama : Michael Juiverson S
Kelas : 4 KA 37
Npm  : 14111461

Tugas Softskill

Etika dan Profesi dalam Teknologi Sistem Informasi

Apa itu etika dan profesi Teknologi Sistem Informasi (TSI)?
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak). Sedangkan profesi adalah bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (keterampilan, kejuruan, dsb) tertentu.
Bicara mengenai profesi, yang kita ketahui bahwa profesi adalah pekerjaan, contohnya seperti dokter, guru, penyanyi, dll. Namun tidak semua bidang pekerjaan dapat dikatakan sebagai profesi. Maka dari itu ada istilah profesionalisme. Profesionalisme adalah mutu, kualitas, dan tindak tanduk yang merupakan ciri suatu profesi atau orang yang profesional. Untuk penjelasan mengenai profesionalisme dapat dilihat pada halaman berikut. Dalam bidang teknologi informasi, tentunya etika dan profesi menjadi sangat penting khususnya di era informasi seperti sekarang ini. Para pelaku dunia IT harus mengetahui etika dan profesi dalam bidang yang mereka jalani ini.

Siapa yang terlibat dalam TSI ?
Pelaku utama dalam TSI adalah tentunya orang-orang yang berprofesi dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) seperti software engineer, system analyst, database administrator, webmaster, dll. Ada empat isu etika era informasi pada umumnya, yaitu privacy (kerahasiaan), accuracy (kebenaran), property (kepemilikan), accessibility (hak akses).
- Privacy. Contohnya, sebagai administrator untuk backup dan replikasi data, mereview data yang dipercayakan kepada Anda dilakukan seperlunya bila terkait dengan pekerjaan. Anda harus profesional.
- Accuracy. Informasi yang diberikan harus benar, ter-otentikasi, tepat, akurat, dan bertanggung jawab karena apa yang Anda informasikan bisa jadi merupakan bahan referensi dalam membuat keputusan.
- Property. Aspek ini berhubungan dengan siapa pemilik informasi, bagaimana harganya, siapa channel atau bagaimana informasi itu mengalir, siapa yang boleh mengakses.
- Accessibility. Berhubungan dengan informasi apa yang dapat diperoleh orang seseorang atau organisasi, dan dalam kondisi seperti apa. Hak akses ini erat hubungannya dengan privasi dan sekuriti.

Mengapa harus ada etika dan profesi?
Prinsip‐prinsip umum yang dirumuskan dalam suatu profesi akan berbeda satu dengan yang lainnya. Hal ini disebabkan perbedaan adat, kebiasaan, kebudayaan, dan peranan tenaga ahli profesi yang didefinisikan dalam suatu negar tidak sama.
Adapun yang menjadi tujuan pokok dari rumusan etika yang dituangkan dalam kode etik (Code of conduct) profesi adalah:
Standar‐standar etika menjelaskan dan menetapkan tanggung jawab terhadap klien, institusi, dan masyarakat pada umumnya.
Standar‐standar etika membantu tenaga ahli profesi dalam menentukan apa yang harus mereka perbuat kalau mereka menghadapi dilema‐dilema etika dalam pekerjaan.
Standar‐standar etika membiarkan profesi menjaga reputasi atau nama dan fungsi‐fungsi profesi dalam masyarakat melawan kelakuan‐kelakuan yang jahat dari anggota‐anggota tertentu.
Standar‐standar etika mencerminkan / membayangkan pengharapan moral‐moral dari komunitas, dengan demikian standar‐standar etika menjamin bahwa para anggota profesi akan menaati kitab UU etika (kode etik) profesi dalam pelayanannya.
Standar‐standar etika merupakan dasar untuk menjaga kelakuan dan integritas atau kejujuran dari tenaga ahli profesi.
Perlu diketahui bahwa kode etik profesi adalah tidak sama dengan hukum (atau undang‐undang). Seorang ahli profesi yang melanggar kode etik profesi akan menerima sangsi atau denda dari induk organisasi profesinya.

Kapan kita menggunakan etika dalam TSI?
Jika ditanya kapan, tentunya setiap kita bersentuhan dengan TIK. Sebagai orang yang berprofesi di bidang teknologi informasi kita harus mengetahui batasan-batasan dan etika dalam bekerja, dan bersikap profesional. Di era informasi ini mungkin banyak orang awam yang menggunakan teknologi baik setiap saat atau setiap harinya, namun banyak juga yang tidak mengetahui baik dan buruknya hal-hal yang mereka lakukan dalam menggunakan informasi.

-----
Referensi :
http://didiktristianto.dosen.narotama.ac.id/files/2011/04/Materi-ke-9-Etika-profesi-TI.ppt

http://mkusuma.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/11837/W01-Pengertian+Etika.pdf

Open Services Gateway initiative (OSGI)

Nama : Michael Juiverson S
Npm   : 14111461
KLS   : 4 KA 37


Open Services Gateway initiative (OSGI)
TUGAS III SOFTSKILL

1. Apa yang dimaksud dengan Open Services Gateway Initiative (OSGI) !
    - Berikan penjelasannya
    - Berikan contoh kelebihan dan kekurangan
    - Saran

 Jawab :
          Definisi OSGI (Open Service Gateway Initiative) adalah sebuah rencana industri untuk cara standar untuk menghubungkan perangkat seperti perangkat rumah tangga dan sistem keamanan ke Internet. OSGI berencana menentukan program aplikasi antarmuka (API) untuk memungkinkan komunikasi dan kontrol antara penyedia layanan dan perangkat di dalam rumah atau usaha kecil jaringan. OSGI API akan dibangun pada bahasa pemrograman Java. Program java pada umumnya dapat berjalan pada platform sistem operasi komputer. OSGI adalah sebuah interface pemrograman standar terbuka.

          The OSGI Alliance (sebelumnya dikenal sebagai Open Services Gateway inisiatif, sekarang nama kuno) adalah sebuah organisasi standar terbuka yang didirikan pada Maret 1999. Aliansi dan anggota – anggotanya telah ditentukan sebuah layanan berbasis Java platform yang dapat dikelola dari jarak jauh.

          Open Service Gateway Initiative (OSGi) adalah sebuah system dan aplikasi interoperability berbasis komponen platform yang terintegrasi. OSGi merupakan system modul dinamik untuk Java. Teknologi OSGi adalah Universal Middleware. Teknologi OSGi menyediakan sebuah service-oriented, lingkungan yang berbasis komponen untuk pengembang dan menawarkan jalan standard untuk mengatur siklus hidup software. Kemampuan ini dapat menambah nilai jangkauan dari computer dan peralatan yang menggunakan platform Java dengan sangat hebat. Teknologi OSGi mengadopsi keuntungan dari menambah time-to-market dan mengurangi biaya pengembangan karena teknologi OSGi menyediakan subsistem komponen yang terintegrasi dari pre-build dan pre-tested. Teknologi ini juga mengurangi biaya perawatan dan memberikan kesempatan aftermarket yang baru dan unik karena jaringan dapat digunakan untuk update secara dinamik dan mengirimkan service dan aplikasi di lapangan.

Contoh Implementasi OSGI
• Dalam kehidupan sehari-hari
          Dikembangkan untuk mengendalikan alat-alat elektronik dalam rumah tangga dengan internet. Caranya dengan menghubungkan berbagai framework OSGI ini untuk mengendalikan alat-alat rumah tangga yang bersifat elektronik. Hal ini dilakukan dengan berbagai protocol network yaitu bluetooth, uPnP, HAVI dan X10. Dengan bantuan jini dan standart OSGI dari sun micro sistem yaitu Java Embedded Server. Teknologi ini adalah salah satu standart untuk pembuatan home network yang berbasis java.

• Teknologi dan industri
          Pengembangan ini untuk otomatisasi industri, seperti otomatisnya sistem dalam gudang yang dapat meminta PPIC untuk mengadakan bahan baku dan lainnya.

• Ilmu Komputer
          Salah satu contoh nya adalah Knopflerfish. Knopflerfish merupakan framework untuk melakukan OSGI di dalam program java. dan juga eclipse IDE merupakan OSGI framework yang dikembangkan oleh eclipse dan berbasis GUI.

Kesimpulan
          Dari uraian diatas kita dapat menyimpulkan dengan teknologi OSGI kita dapat mempermudah pekerjaan yang berkaitan dengan elektronik. Karena fungsi dari OSGI sendiri adalah menggabungkan berbagai fungsi salam satu aplikasi.




Referensi

2.      www.gunadarma.ac.id


Soft Skill Tugas 2

Nama : Michael Juiverson S
Npm   : 14111461
Kls     : 4 KA 37

Tugas
Layanan apa saja yang diberikan pada sistem telematika?
Carilah informasinya!
Berikan penjelasannya!
Berikan contoh kelebihan dan kerugiannya!
Berikan saran!

Jawaban
LAYANAN SISTEM TELEMATIKA
Layanan Telematika merupakan  layanan dial up ke Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data. Internet sendiri merupakan salah satu contoh telematika. Layanan-layanan yang terdapat pada telematika adalah :

1. Layanan Informatika di Bidang Informasi
Pada hakikatnya, penggunaan telematika dan aliran informasi harus berjalan sinkron dan penggunaanya harus ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pemberantasan kemiksinan dan kesenjangan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, teknologi telematika juga harus diarahkan untuk menjembatani kesenjangan politik dan budaya serta meningkatkan keharmonisan di kalangan masyarakat. Salah satu fasilitas bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yaitu melalui internet dan telefon. Ada baiknya bila fasilitas publik untuk mendapatkan informasi terus dikembangkan, seperti warnet dan wartel. Warung Telekomunikasi dan Warung Internet ini secara berkelanjutan memperluas jangkauan pelayanan telepon dan internet, baik di daerah kota maupun desa, bagi pelanggan yang tidak memiliki akses sendiri di tempat tinggal atau di tempat kerjanya. Oleh karena itu langkah-langkah lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan jangkauan dan kandungan informasi pelayanan publik, memperluas pelayanan kesehatan dan pendidikan, mengembangkan sentra-sentra pelayanan masyarakat perkotaan dan pedesaan, serta menyediakan layanan “e-commerce” bagi usaha kecil dan menengah, sangat diperlukan. Dengan demikian akan terbentuk Balai-balai Informasi. Untuk melayani lokasi-lokasi yang tidak terjangkau oleh masyarakat.


2. Layanan Keamanan
Layanan keamanan merupakan layanan yang menyediakanan keamananinformasi dan data. layanan terdiri dari enkripsi, penggunaan protocol, penentuan akses control dan auditin. Layanan keamanan memberikan fasilitas yang berfungsi untuk memantau dan memberikan informasi bila ada sesuatu yang berjalan atau beroperasi tidak seharusnya. dengan kata lain layanan ini sangat penting untuk menjaga agar suatu data dalam jaringan tidak mudah terhapus atau hilang.
Kelebihan dari layanan ini adalah dapat mengurangi tingkat pencurian dan kejahatan. Contoh layanan keamanan yaitu:
a. navigation assistant
b. weather,stock information
c. entertainment and M-commerce
d. penggunaan Firewall dan Antivirus

3. Layanan Context Aware dan Event-Based Context-awareness
Layanan Context Aware dan Event-Based Context-awareness merupakan kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Beberapa konteks yang dapat digunakan antara lain lokasi user, data dasar user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user. Tiga hal yang menjadi perhatian sistem context-aware menurut Albrecht Schmidt, yaitu:

a. The acquisition of context
Hal ini berkaitan dengan pemilihan konteks dan bagaimana cara memperoleh konteks yang diinginkan, sebagai contoh: pemilihan konteks lokasi, dengan penggunaan suatu sensor lokasi tertentu (misalnya: GPS) untuk melihat situasi atau posisi suatu lokasi tersebut.

b. The abstraction and understanding of context
Pemahaman terhadap bagaimana cara konteks yang dipilih berhubungan dengan kondisi nyata, bagaimana informasi yang dimiliki suatu konteks dapat membantu meningkatkan kinerja aplikasi, dan bagaimana tanggapan sistem dan cara kerja terhadap inputan dalam suatu konteks.

c. Application behaviour based on the recognized context
Terakhir, dua hal yang paling penting adalah bagaimana pengguna dapat memahami sistem dan tingkah lakunya yang sesuai dengan konteks yang dimilikinya serta bagaimana caranya memberikan kontrol penuh kepada pengguna terhadap sistem.

4. Layanan Perbaikan Sumber (Resource Discovery Service)
Resource Discovery Service (RDS) adalah sebuah layanan yang berfungsi untuk penemuan layanan utilitas yang diperlukan.  RDS juga berfungsi dalam pengindeksan lokasi layanan utilitas untuk mempercepat kecepatan penemuan.

Layanan perbaikan sumber yang dimaksud adalah layanan perbaikan dalam sumber daya manusia (SDM). SDM telematika adalah orang yang melakukan aktivitas yang berhubungan dengan telekomunikasi, media, dan informatika sebagai pengelola, pengembang, pendidik, dan pengguna di lingkungan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat pada umunya. Konsep pengembangan sumber daya manusia di bidang telematika ditujukan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan pendayagunaan SDM telematika dengan tujuan untuk mengatasi kesenjangan digital, kesenjangan informasi dan meningkatkan kemandirian masyarakat dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif dan optimal.

Kebutuhan akan SDM dapat dilihat dari bidang ekonomi dan bidang politik, yaitu :
Dilihat dari bidang ekonomi
Pengembangan telematika ditujukan untuk peningkatan kapasitas ekonomi, berupa peningkatan kapasitas industry produk barang dan jasa.

Dilihat dari bidang politik
Bagaimana telematika memberikan kontribusi pada pelayanan public sehingga menghasilkan dukungan politik.

Dari kedua bidang tersebut diatas kebutuhan terhadap telematika akan dilihat dari dua aspek, yaitu:
1. Pengembangan peningkatan kapasitas industry.
2. Pengembangan layana publik.
Sasaran utama dalam upaya pengembangan SDM telematika yaitu sebagai berikut :
a) Peningkatan kinerja layanan public yang memberikan akses yang luas terhadap peningkatan kecerdasan masyarakat, pengembangan demokrasi dan transparasi sebagai katalisator pembangaunan.
b) Literasi masyarakat di bidang teknologi telematika yang terutama ditujukan kepada old generator dan today generation sebagai peningkatan, dikemukakan oleh Tapscott.

Saran

a. Perlu adanya penyuluhan tentang pemahaman telematika ke seluruh lapisan masyarakat, terutama pada bagian masyarakat pedalaman yang belum kenal akan internet. Pemahaman ini sangat diperlukan agar masyarakat yang tinggal di daerah pelosok atau pedalaman nantinya tidak gagap teknologi. Untuk hal ini maka diperlukan saran yang kedua yaitu pada point b.
b. Dibutuhkan pendanaan sebagai pengadaan rencana mencerdaskan dengan memberikan pemahan pentingnya telematika pada tiap lapisan masyarakat. Terutama lapisan masyarakat yang belum diberikan pemahaman tentang telematika dan mengenlkannya dengan langsung menyediakan fasilitas kepada masyarakat secara langsung.
c. Perlunya pengawasan sebagai media yang dapat menyaring kegiatan-kegiatan yang dapat merusak atau sifatnya merugikan cita-cita dalam proses mencerdaskan masyarakat memahami pentingnya telematika, sehingga senua kegiatan dan perkembangan yang terjadi dapat tepat sasaran sesuai visi awal.

Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Telematika
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/12/pengantar-telematika-materi-2/  
http://im-balance.blogspot.com/2011/10/layanan-informasi-keamanan-context.html http://kikisulendra.blogspot.com/2010/11/arsitektur-service-pada-telematika.html

Telematika

Nama         : Michael Juiverson S
Kelas          : 4 KA 37

TELEMATIKA

Pengertian Telematika
TELEMATICS merupakan perpaduan dari dua kata yaitu dari “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” yang merupakan perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah telematika juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” karena lahir dari perkembangan teknologi digital. Dalam wikipedia disebutkan bahwa Telematics juga sering disebut dengan ICT (Information and Communications Technology).

Pengertian Telematika menurut saya
Menurut saya telematica adalah suatu ilmu perpaduan antara teknologi dan komunikasi yang di padukan menjadi satu jadi antara komunikasi dan teknologi saling berhubungan menjadi satu.


Kelebihan dan kekurangan Telematika

KELEBIHAN :
  • Telematika telah memberikan nilah tambah bagi masyarakat luas yaitu dalam perekonomian nasional. Ditandai dengan mulai maraknya sekelompok anak muda membangun bisnis baru menggunakan teknologi Internet. Pembangunan sektor Telematika diyakini akan memengaruhi perkembangan sektor-sektor lainnya. Sebagaimana diyakini oleh organisasi telekomunikasi dunia, ITU, yang konsisten menyatakan bahwa dengan asumsi semua persyaratan terpenuhi, penambahan investasi di sektor telekomunikasi sebesar 1% akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3%. Hipotesis ini telah terbukti kebenarannya di Jepang, Korea, Kanada, Australia, negara-negara Eropa, Skandinavia, dan lainnya.

KEKURANGAN :
  1. banyak kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan media internet. Contohnya cyber crime dengan cara mencuri data kartu kredit dari nasabah suatu bank, sehingga si pelaku carding (carder) dapat menggunakan data tersebut untuk keuntungan pribadi. 
  2. Penyebaran virus atau malicious ware fraud atau penipuan yang menggunakan electronic mail sebagai alat penyebaran informasi bagi si penipu.



Saran untuk Ilmu Telematika
Di social media banyak sekali perdebatan tentang telematika yang dimana banyak permasalahan  kepanjangan Telematika masih rancu antara “Telekomunikasi dan Informatika” ataukah “Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika”. Saya sendiri dalam percakapan sehari-hari saya lebih sering menggunakan kata “IT” daripada Telematika ataupun ICT. Ataukah memang sudah seharusnya kita menggunakan kata Telematika untuk menggantikan kata IT ataupun ICT? Namun rasanya, kok terlalu dipaksakan ya, jika kita sendiri masih belum mengerti makna sesungguhnya.


Sabtu, 14 Juni 2014

Softskill Bahasa Indonesia Karya Ilmiah

Nama : Michael Juiverson SNpm   : 14111461Kls      : 3 KA 37

Sofskill Bahasa IndoneasiaStruktur Karangan Ilmiah

A.Pendahuluan
Karangan tertulis banyak macamnya baik dari yang kecil seperti artikel, opini, dan yang besar seperti makalah, paper, skripsi. Dalam tata keilmuan untuk membuat itu semua ada aturan yang tidak boleh dilanggar. Aturan-aturan itu sudah menjadi ketetapan semua kalangan keilmuan. Jika aturan itu tidak dipakai dalam karya tulis tersebut maka semuanya dianggab fatal.Banyaknya aturan tidak mungkin bisa dipaparkan dalam satu artikel ini, untuk itu akan kita bahas bersama dalam satu aturan dari sekian banyaknya aturan yang ada dalam membuat suatu karangan ilmiah.Di dalam karangan tertulis seperti makalah, paper dan skripsi sebelum masuk pada bab isi/inti di anjurkan untuk memaparkan terlebih dahulu kenapa membuat makalah (maksudnya tema) dan itu dinamakan dengan PENDAHULUAN, tercakup dalam Bab I. Disini akan menjelaskan daya nalar penulis sebagai bukti bahwa karangan tersebut memang dubuat oleh tangannya sendiri. Sedikit berbeda dengan opini, gagasan dan lain-lain. Karena karya tulis semacam ini lebih sedikit jadi pendahuluan tidak ditulis. Akan tetapi latar belakang masih menjadi bagian sekalipun tidak mencamtumkan tulisan Latar Belakang.Sumber : http://toplus.mywapblog.com/pengertian-pendahuluan-dalam-karya-tertu.xhtml


 B.Kajian Pustaka atau Landasan TeoriKajian pustaka merupakan daftar referensi dari semua jenis referensi seperti buku, jurnal papers, artikel, disertasi, tesis, skripsi, hand outs, laboratory manuals, dan karya ilmiah lainnya yang dikutip di dalam penulisan proposal. Semua referensi yang tertulis dalam kajian pustaka harus dirujuk di dalam skripsi. Referensi ditulis urut menurut abjad huruf awal dari nama akhir/keluarga penulis pertama dan tahun penerbitan (yang terbaru ditulis lebih dahulu).Dalam Penelitian biasanya diawali dengan ide-ide atau gagasan dan konsep-konsep yang dihubungkan satu sama lain melalui hipotesis tentang hubungan yang diharapkan. Ide-ide dan konsep-konsep untuk penelitian dapat bersumber dari gagasan peneliti sendiri dan dapat juga bersumber dari sejumlah kumpulan pengetahuan hasil kerja sebelumnya yang kita kenal juga sebagai literatur atau pustaka. Literatur atau bahan pustaka ini kemudian kita jadikan sebagai referensi atau landasan teoritis dalam penelitian.Penelitian biasanya diawali dengan ide-ide atau gagasan dan konsep-konsep yang dihubungkan satu sama lain melalui hipotesis tentang hubungan yang diharapkan. Ide-ide dan konsep-konsep untuk penelitian dapat bersumber dari gagasan peneliti sendiri dan dapat juga bersumber dari sejumlah kumpulan pengetahuan hasil kerja sebelumnya yang kita kenal juga sebagai literatur atau pustaka. Literatur atau bahan pustaka ini kemudian kita jadikan sebagai referensi atau landasan teoritis dalam penelitian.Sumber: http://makalahbarataanpba.blogspot.com/2010/01/kajian-pustaka.html


C.Metodologi Penelitianmerupakan prosedur atau cara seseorang dalam melakukan suatu kegiatan untuk mempermudah memecahkan masalah secara teratur, sistematis, dan terkontrol. Ilmiah adalah sesuatu keilmuan untuk mendapatkan pengetahuan secara alami berdasarkan bukti fisis. Jadi, bila kita menjabarkan lebih luas dari metode ilmiah adalah suatu proses atau cara keilmuan dalam melakukan proses ilmiah(science project) untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Cara untuk memperoleh pengetahuan atau kebenaran pada metode ilmiah haruslah diatur oleh pertimbangan.Sumber : https://www.facebook.com/permalink.php?id=380746885301057&story_fbid=420460174663061

D.Analisis"Analisa" beralih ke halaman ini. Untuk surat kabar bernama Analisa, lihat Analisa (surat kabar).Dalam linguistik, analisa atau analisis adalah kajian yang dilaksanakan terhadap sebuah bahasa guna meneliti struktur bahasa tersebut secara mendalam. Sedangkan pada kegiatan laboratorium, kata analisa atau analisis dapat juga berarti kegiatan yang dilakukan di laboratorium untuk memeriksa kandungan suatu zat dalam cuplikan. Namun, dalam perkembangannya, penggunaan kata analisa atau analisis mendapat sorotan dari kalangan akademisis, terutama kalangan ahli bahasa. Penggunaan yang seharusnya adalah kata analisis. hal ini dikarenakan kata analisis merupakan kata serapan dari bahasa asing (inggris) yaitu analisys. Dari akhiran -isys bila diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi -isis. Jadi sudah seharusnya bagi kita untuk meluruskan penggunaan setiap bahasa agar tercipta praktik kebahasaan yang baik dan benar demi tatanan bangsa Indoesia yang semakin baik.Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Analisis


E.KesimpulanKesimpulan itu rangkuman dari sebuah bacaan, kesimpulan juga berarti isi pokok pikiran dari sebuah paragraf atau bacaan. Jadi, kalo kamu mau menulis kesimpulan dari sebuah bacaan, yg ditulis yang penting-pentingnya aja, karena kesimpulan itu sangat singkat.
Sumber : https://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20100721053144AAm2UsL


Minggu, 27 April 2014

Observasi sistem aplikasi abdroid

APLIKASI PONSEL BERBASIS ANDROID UNTUK PENJUALAN
PADA KIOS ECERAN Q-MONO FLOWER


Nama:Michael Juiverson S
Kelas:3ka37
Npm:14111461



1. Pendahuluan

1.1 Latar Belakang Masalah
Sudah kita ketahui bahwa perkembangan teknologi seluler saat ini semakin pesat.
Hanya dengan sebuah telepon seluler kini kita dapat melakukan banyak hal dan juga
yang sekarang sering digunakan adalah untuk menjalankan aplikasi-aplikasi mobile
sebagai sarana hiburan, jejaring sosial ataupun sebagai media untuk mendapatkan dan
mengolah data informasi.
Salah satu sistem operasi yang saat ini semakin berkembang adalah Android. Bisa
dipastikan, jumlah perangkat berbasis Android yang berada di tangan pengguna di
Indonesia bakal bertambah secara signifikan.
Dengan semakin berkembangnya perangkat mobile serta teknologi yang
menyertainya akan sangat berpengaruh pada perkembangan aplikasi mobile.
Perkembangan aplikasi mobile tersebut akhirnya memberikan dampak pada berbagai
bidang kehidupan kita. Salah satunya adalah bidang perdagangan.
Namun pada bidang perdagangan biasanya teknologi hanya diterapkan pada
suatu hal yang besar, seperti pada toko-toko besar, minimarket, supermarket,dan lain
sebagainya. Dan jarang digunakan pada perdagangan retail atau, seperti kios eceran,
warung-warung kelontong, dan lain sebagainya. Padahal kios-kios eceran tersebut juga
butuh laporan pendapatan tiap bulannya.
Sebagai contoh, pada sebuah kios tanaman Q-Mono Flower, saat berlangsungnya
transaksi, pemilik kios tanaman tersebut akan menghitung total tagihan dari tanaman
yang dibeli pelanggan dengan menggunakan kalkulator. Hal ini tentu bukan masalah jika
tanaman yang dibeli sedikit, tapi jika tanaman yang dibeli banyak tentu akan
membutuhkan proses yang cukup memakan waktu.

Berdasarkan dari latar belakang di atas, maka penulis mencoba mengembangkan
teknologi aplikasi ponsel yang berbasis Android dengan membuat suatu aplikasi
penjualan. Dengan adanya aplikasi ini, pemilik kios tanaman Q-Mono Flower akan lebih
mudah dan cepat dalam melakukan transaksi jual-beli dengan pelanggannya. Dan jika
pemilik kios Q-Mono Flower ingin mengetahui berapa hasil penjualan tanaman
perbulannya, maka dengan aplikasi ponsel ini hal tersebut akan sangat mudah dilakukan
karena semua hal tersebut bisa dilakukan hanya dalam satu genggaman.

1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian di atas, rumusan masalah yang akan dipecahkan adalah
bagaiamana merancang dan membuat aplikasi ponsel berbasis Android untuk penjualan
di kios eceran, khusunya kios tanaman Q-Mono Flower yang simpel, mudah digunakan,
efektif, dan efisien.
Aplikasi ini selanjutnya bisa digunakan secara maksimal oleh para pemilik kios
eceran, khususnya kios tanaman Q-Mono Flower sehingga mampu meningkatkan kinerja
mereka.
1.3 Batasan Masalah
Dalam melakukan perancangan dan membuat aplikasi ponsel berbasis Android ini
hanya dibatasi dari segi sistem informasi atau program aplikasinya saja. Selain itu,
aplikasi ponsel berbasis Android ini hanya digunakan untuk penjualan di kios-kios
eceran, khususnya kios tanaman Q-Mono Flower, tidak untuk pada toko-toko grosir
besar. Untuk semakin menghindari meluasnya masalah yang akan dibahas, maka
batasan masalah yang akan dibahas yaitu:
1. Aplikasi ponsel berbasis Android yang dibuat adalah aplikasi untuk penjualan di
kios eceran, khususnya kios tanaman Q-Mono Flower.
2. Aplikasi ponsel ini berfungsi sebagai pengganti kalkulator untuk menghitung total
pembelian dari pelanggan atau sebagai cash register sederhana tapi tidak memiliki
tombol standar untuk item
3.
.
Dengan item baris pada aplikasi ponsel berbasis Android ini, user dapat
mengatur nama, stok, dan
4. Aplikasi ponsel berbasis Android ini mampu menghasilkan informasi berupa total
pembelian dan penjualan tiap harinya, tiap bulannya, atau rentang waktu tertentu
yang ditentukan sendiri oleh pemilik kios.
harga barang.
5. Aplikasi ponsel berbasis Android ini dapat terintegerasi dengan printer untuk
mencetak nota pembelian.
6. Dalam pembuatan aplikasi mobile ini penulis menggunakan perangkat lunak
Eclipse.
1.4 Tujuan dan Manfaat Penelitian
Maksud dari penysunan skripsi adalah sebagai syarat untuk menyelesaikan
pendidikan program studi Strata 1 STMIK AMIKOM Yogyakarta.
Adapun tujuan penelitian ini yaitu:
1. Membuat aplikasi ponsel berbasis Android untuk penjualan di kios eceran,
khususnya kios tanaman Q-Mono Flower.


1.5 Metode Penelitian
Langkah-langkah dalam melakukan penelitian yang berjudul “Aplikasi Ponsel
Berbasis Android untuk Penjualan pada Kios Eceran Q-Mono Flower” ini adalah:
1. Pengumpulan data
Metode pengumpulan data yang digunakan adalah:
a. Metode kearsipan
b. Metode kepustakaan
c. Metode wawancara
2. Analisis
Mengidentifikasi masalah, menganalisis kelemahan sistem, menganalisis
kebutuhan informasi pemakai dengan metode analisis SWOT, kemudian membuat
laporan hasil analisis.
3. Perancangan aplikasi
Mendesain aplikasi secara umum dan secara terperinci yang meliputi desain input,
desain proses, output, dan desain basis data dengan menggunakan beberapa
tools untuk Android Developer seperti JAVA SDK 1.6, Android SDK, Eclipse 3.5
(Galileo), Eclipse ADT plugin, dan SQLite.
4. Implementasi aplikasi
Melakukan penulisan kode program (coding) untuk membangun aplikasi ponsel
Android.
5. Evaluasi aplikasi
Untuk memastikan bahwa aplikasi yang

2. Landasan Teori

2.1 Android
Android merupakan sistem operasi ponsel yang tumbuh di tengan sistem operasi
lainnya yang berkembang dewasa ini. Sistem operasi lainnya seperti Windows Mobile,
IOS, Symbian, dan masih banyak lagi juga menawarkan kekayaan isi dan keoptimalan
berjalan di atas perangkat keras (hardware) yang ada. Akan tetapi, sistem operasi yang
ada ini berjalan dengan memprioritaskan aplikasi inti yang dibangun sendiri tanpa melihat
potensi yang cukup besar dari aplikasi pihak ketiga. Oleh karena itu, adanya
keterbatasan dari aplikasi pihak ketiga untuk mendapatkan data asli ponsel,
berkomunikasi antar proses serta keterbatasan distribusi aplikasi pihak ketiga untuk
platform mereka.
Android menawarkan sebuah lingkungan yang berbeda untuk pengembang. Setiap
aplikasi memiliki tingkatan yang sama. Android tidak membedakan antara aplikasi inti
dengan aplikasi pihak ketiga. API yang disediakan menawarkan akses ke hardware,
maupun data-data ponsel sekalipun, atau data sistem itu sendiri. Bahkan pengguna
dapat menghapus aplikasi inti dan menggantikannya dengan aplikasi pihak ketiga.
Sedangkan Android SDK (Software Development Kit) menyediakan Tools dan API
yang diperlukan untuk mengembangkan aplikasi pada platform Android dengan
menggunakan bahasa pemrograman Java. 1
1. Pertukaran data dan komunikasi antar proses

Untuk pengembang hal yang perlu diperhatikan bahwa tidak membutuhkan
sertifikasi untuk menjadi pengembang Android. Android juga telah menyediakan Android
Market bagi para pengembang untuk menempatkan dan menjual aplikasi yang telah
dibuatnya. Hal menarik lainnya yang menjadi pembeda Android dengan yang lain adalah:
2. Aplikasi servis yang berjalan di background
3. Dukungan Google Map
2.2 Analisis Data
Analisa data dapat diartikan sebagai membandingkan dua hal atau nilai variabel
untuk mengetahui selisihnya atau rasionya, kemudian diambil kesimpulannya atau
menguraikan suatu keseluruhan menjadi bagian-bagian atau komponen-komponen yang
lebih kecil, agar dapat membandingkan salah satu atau beberapa kkomponen dengan
keseluruhan.

2.3 UML
Unified Modeling Language (UML) adalah merupakan sistem arsitektur yang
bekerja dalam OOAD (Object-Oriented Analysis Design) dengan satu bahasa yang
konsisten untuk menentukan, visualisasi, mengkontruksi dan mendokumentasi artifact
(sepotong informasi yang digunakan atau dihasilkan dalam suatu proses rekayasa
software, dapat berupa model, deskrispi, atau software) yang terdapat dalam sistem
software. UML merupakan bahasa pemodelan yang paling sukses dari tiga metode
Orientasi Obyek yang telah ada sebelumnya yaitu :2
1. Grady Booch OOD (Object-Oriented Design)

2. Jim Rumbaugh OMT (Object Modeling Tecnique)
3. Ivar Jacobson OOSE (Object-Oriented Software Engineering)
2.4 Konsep Dasar Basis Data
Basis data (database) adalah kumpulan dari berbagai data yang saling
berhubungan satu dengan yang lainnya. Basis data tersimpan di perangkat keras, serta
dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak. Pendefinisian basis data meliputi
spesifikasi dari tipe data, struktur dan batasan dari data atau informasi yang akan
disimpan. Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem
informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi pada para pengguna
atau user

.
Penyusunan basis data meliputi proses memasukkan data kedalam media
penyimpanan data dan diatur dengan menggunakan perangkat Sistem Manajemen Basis
Data (Database Management System DBMS). Manipulasi basis data meliputi pembuatan
pernyataan (query) untuk mendapatkan informasi tertentu, melakukan pembaharuan atau
penggantian (update) data, serta pembuatan report data.

3. Analisis

3.1 Tinjauan Umum
Q-Mono Flower adalah kios tanaman yang berada di Pusat Satwa dan Tanaman
Hias Yogyakarta (PASTY), Dongkelan, Jl. Bantul, kios No. 11, Yogyakarta. Q-Mono
Flower didirikan pada tahun 2000, pada saat itu belum memakai nama Q-Mono Flower
tetapi Qimo Flower. Kemudian pada tahun 2007 barulah berganti nama menjadi Q-Mono
Flower. Pendiri kios ini adalah Yanti M. Wibowo bersama suaminya, beliau adalah
seorang wiraswasta.
Q-Mono Flower pada umumnya sama seperti kios tanaman lain yang ada di
PASTY, menjual berbagai macam tanaman, seperti tanaman bunga, tanaman hias,
tanaman herbal, serta berbagai tanaman yang lain.
Dalam kegiatan transaksinya, pemilik dari Q-Mono Flower masih menggunakan
pulpen dan buku catatan khusus untuk mencatat tiap transaksi yang terjadi, sehingga
bisa diketahui total pendapatan tiap hari dan tiap bulannya.

3.2 Analisis
Analisa dapat diartikan sebagai membandingkan dua hal atau nilai variabel untuk
mengetahui selisihnya atau rasionya, kemudian diambil kesimpulannya atau
menguraikan suatu keseluruhan menjadi bagian-bagian atau komponen-komponen yang
lebih kecil, agar dapat membandingkan salah satu atau beberapa komponen dengan
keseluruhan.
4. Hasil Penelitian dan Pembahasan

4.1 Hasil Penelitian
4.1.1 Interface
Hasil penelitian adalah telah dibuat sebuah aplikasi ponsel berbasis Android untuk
penjualan pada kios eceran Q-Mono Flower. Berikut adalah interface dari aplikasi
tersebut.

#NB : HANYA SEBUAH TUGAS UNTUK MENDAPATKAN NILAI.