Sabtu, 14 Juni 2014

Softskill Bahasa Indonesia Karya Ilmiah

Nama : Michael Juiverson SNpm   : 14111461Kls      : 3 KA 37

Sofskill Bahasa IndoneasiaStruktur Karangan Ilmiah

A.Pendahuluan
Karangan tertulis banyak macamnya baik dari yang kecil seperti artikel, opini, dan yang besar seperti makalah, paper, skripsi. Dalam tata keilmuan untuk membuat itu semua ada aturan yang tidak boleh dilanggar. Aturan-aturan itu sudah menjadi ketetapan semua kalangan keilmuan. Jika aturan itu tidak dipakai dalam karya tulis tersebut maka semuanya dianggab fatal.Banyaknya aturan tidak mungkin bisa dipaparkan dalam satu artikel ini, untuk itu akan kita bahas bersama dalam satu aturan dari sekian banyaknya aturan yang ada dalam membuat suatu karangan ilmiah.Di dalam karangan tertulis seperti makalah, paper dan skripsi sebelum masuk pada bab isi/inti di anjurkan untuk memaparkan terlebih dahulu kenapa membuat makalah (maksudnya tema) dan itu dinamakan dengan PENDAHULUAN, tercakup dalam Bab I. Disini akan menjelaskan daya nalar penulis sebagai bukti bahwa karangan tersebut memang dubuat oleh tangannya sendiri. Sedikit berbeda dengan opini, gagasan dan lain-lain. Karena karya tulis semacam ini lebih sedikit jadi pendahuluan tidak ditulis. Akan tetapi latar belakang masih menjadi bagian sekalipun tidak mencamtumkan tulisan Latar Belakang.Sumber : http://toplus.mywapblog.com/pengertian-pendahuluan-dalam-karya-tertu.xhtml


 B.Kajian Pustaka atau Landasan TeoriKajian pustaka merupakan daftar referensi dari semua jenis referensi seperti buku, jurnal papers, artikel, disertasi, tesis, skripsi, hand outs, laboratory manuals, dan karya ilmiah lainnya yang dikutip di dalam penulisan proposal. Semua referensi yang tertulis dalam kajian pustaka harus dirujuk di dalam skripsi. Referensi ditulis urut menurut abjad huruf awal dari nama akhir/keluarga penulis pertama dan tahun penerbitan (yang terbaru ditulis lebih dahulu).Dalam Penelitian biasanya diawali dengan ide-ide atau gagasan dan konsep-konsep yang dihubungkan satu sama lain melalui hipotesis tentang hubungan yang diharapkan. Ide-ide dan konsep-konsep untuk penelitian dapat bersumber dari gagasan peneliti sendiri dan dapat juga bersumber dari sejumlah kumpulan pengetahuan hasil kerja sebelumnya yang kita kenal juga sebagai literatur atau pustaka. Literatur atau bahan pustaka ini kemudian kita jadikan sebagai referensi atau landasan teoritis dalam penelitian.Penelitian biasanya diawali dengan ide-ide atau gagasan dan konsep-konsep yang dihubungkan satu sama lain melalui hipotesis tentang hubungan yang diharapkan. Ide-ide dan konsep-konsep untuk penelitian dapat bersumber dari gagasan peneliti sendiri dan dapat juga bersumber dari sejumlah kumpulan pengetahuan hasil kerja sebelumnya yang kita kenal juga sebagai literatur atau pustaka. Literatur atau bahan pustaka ini kemudian kita jadikan sebagai referensi atau landasan teoritis dalam penelitian.Sumber: http://makalahbarataanpba.blogspot.com/2010/01/kajian-pustaka.html


C.Metodologi Penelitianmerupakan prosedur atau cara seseorang dalam melakukan suatu kegiatan untuk mempermudah memecahkan masalah secara teratur, sistematis, dan terkontrol. Ilmiah adalah sesuatu keilmuan untuk mendapatkan pengetahuan secara alami berdasarkan bukti fisis. Jadi, bila kita menjabarkan lebih luas dari metode ilmiah adalah suatu proses atau cara keilmuan dalam melakukan proses ilmiah(science project) untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Cara untuk memperoleh pengetahuan atau kebenaran pada metode ilmiah haruslah diatur oleh pertimbangan.Sumber : https://www.facebook.com/permalink.php?id=380746885301057&story_fbid=420460174663061

D.Analisis"Analisa" beralih ke halaman ini. Untuk surat kabar bernama Analisa, lihat Analisa (surat kabar).Dalam linguistik, analisa atau analisis adalah kajian yang dilaksanakan terhadap sebuah bahasa guna meneliti struktur bahasa tersebut secara mendalam. Sedangkan pada kegiatan laboratorium, kata analisa atau analisis dapat juga berarti kegiatan yang dilakukan di laboratorium untuk memeriksa kandungan suatu zat dalam cuplikan. Namun, dalam perkembangannya, penggunaan kata analisa atau analisis mendapat sorotan dari kalangan akademisis, terutama kalangan ahli bahasa. Penggunaan yang seharusnya adalah kata analisis. hal ini dikarenakan kata analisis merupakan kata serapan dari bahasa asing (inggris) yaitu analisys. Dari akhiran -isys bila diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi -isis. Jadi sudah seharusnya bagi kita untuk meluruskan penggunaan setiap bahasa agar tercipta praktik kebahasaan yang baik dan benar demi tatanan bangsa Indoesia yang semakin baik.Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Analisis


E.KesimpulanKesimpulan itu rangkuman dari sebuah bacaan, kesimpulan juga berarti isi pokok pikiran dari sebuah paragraf atau bacaan. Jadi, kalo kamu mau menulis kesimpulan dari sebuah bacaan, yg ditulis yang penting-pentingnya aja, karena kesimpulan itu sangat singkat.
Sumber : https://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20100721053144AAm2UsL


Tidak ada komentar:

Posting Komentar