APLIKASI PONSEL BERBASIS ANDROID UNTUK
PENJUALAN
PADA KIOS ECERAN Q-MONO FLOWER
Nama:Michael Juiverson S
Kelas:3ka37
Npm:14111461
1. Pendahuluan
1.1 Latar Belakang Masalah
Sudah kita ketahui bahwa
perkembangan teknologi seluler saat ini semakin pesat.
Hanya dengan sebuah telepon
seluler kini kita dapat melakukan banyak hal dan juga
yang sekarang sering
digunakan adalah untuk menjalankan aplikasi-aplikasi mobile
sebagai sarana hiburan,
jejaring sosial ataupun sebagai media untuk mendapatkan dan
mengolah data informasi.
Salah satu sistem operasi
yang saat ini semakin berkembang adalah Android. Bisa
dipastikan, jumlah perangkat
berbasis Android yang berada di tangan pengguna di
Indonesia bakal bertambah
secara signifikan.
Dengan semakin berkembangnya
perangkat mobile serta teknologi yang
menyertainya akan sangat
berpengaruh pada perkembangan aplikasi mobile.
Perkembangan aplikasi mobile
tersebut akhirnya memberikan dampak pada berbagai
bidang kehidupan kita. Salah
satunya adalah bidang perdagangan.
Namun pada bidang perdagangan
biasanya teknologi hanya diterapkan pada
suatu hal yang besar, seperti
pada toko-toko besar, minimarket, supermarket,dan lain
sebagainya. Dan jarang
digunakan pada perdagangan retail atau, seperti kios eceran,
warung-warung kelontong, dan
lain sebagainya. Padahal kios-kios eceran tersebut juga
butuh laporan pendapatan tiap
bulannya.
Sebagai contoh, pada sebuah
kios tanaman Q-Mono Flower, saat berlangsungnya
transaksi, pemilik kios
tanaman tersebut akan menghitung total tagihan dari tanaman
yang dibeli pelanggan dengan
menggunakan kalkulator. Hal ini tentu bukan masalah jika
tanaman yang dibeli sedikit,
tapi jika tanaman yang dibeli banyak tentu akan
membutuhkan proses yang cukup
memakan waktu.
Berdasarkan dari latar belakang
di atas, maka penulis mencoba mengembangkan
teknologi aplikasi ponsel
yang berbasis Android dengan membuat suatu aplikasi
penjualan. Dengan adanya
aplikasi ini, pemilik kios tanaman Q-Mono Flower akan lebih
mudah dan cepat dalam
melakukan transaksi jual-beli dengan pelanggannya. Dan jika
pemilik kios Q-Mono Flower
ingin mengetahui berapa hasil penjualan tanaman
perbulannya, maka dengan
aplikasi ponsel ini hal tersebut akan sangat mudah dilakukan
karena semua hal tersebut
bisa dilakukan hanya dalam satu genggaman.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian di atas,
rumusan masalah yang akan dipecahkan adalah
bagaiamana merancang dan
membuat aplikasi ponsel berbasis Android untuk penjualan
di kios eceran, khusunya kios
tanaman Q-Mono Flower yang simpel, mudah digunakan,
efektif, dan efisien.
Aplikasi ini selanjutnya bisa
digunakan secara maksimal oleh para pemilik kios
eceran, khususnya kios
tanaman Q-Mono Flower sehingga mampu meningkatkan kinerja
mereka.
1.3 Batasan Masalah
Dalam melakukan perancangan
dan membuat aplikasi ponsel berbasis Android ini
hanya dibatasi dari segi
sistem informasi atau program aplikasinya saja. Selain itu,
aplikasi ponsel berbasis
Android ini hanya digunakan untuk penjualan di kios-kios
eceran, khususnya kios
tanaman Q-Mono Flower, tidak untuk pada toko-toko grosir
besar. Untuk semakin
menghindari meluasnya masalah yang akan dibahas, maka
batasan masalah yang akan
dibahas yaitu:
1. Aplikasi ponsel berbasis
Android yang dibuat adalah aplikasi untuk penjualan di
kios eceran, khususnya kios
tanaman Q-Mono Flower.
2. Aplikasi ponsel ini
berfungsi sebagai pengganti kalkulator untuk menghitung total
pembelian dari pelanggan atau
sebagai cash register sederhana tapi tidak memiliki
tombol standar untuk item
3.
.
Dengan item baris pada
aplikasi ponsel berbasis Android ini, user dapat
mengatur nama, stok, dan
4. Aplikasi ponsel berbasis
Android ini mampu menghasilkan informasi berupa total
pembelian dan penjualan tiap
harinya, tiap bulannya, atau rentang waktu tertentu
yang ditentukan sendiri oleh
pemilik kios.
harga barang.
5. Aplikasi ponsel berbasis
Android ini dapat terintegerasi dengan printer untuk
mencetak nota pembelian.
6. Dalam pembuatan aplikasi
mobile ini penulis menggunakan perangkat lunak
Eclipse.
1.4 Tujuan dan Manfaat
Penelitian
Maksud dari penysunan skripsi
adalah sebagai syarat untuk menyelesaikan
pendidikan program studi
Strata 1 STMIK AMIKOM Yogyakarta.
Adapun tujuan penelitian ini
yaitu:
1. Membuat aplikasi ponsel
berbasis Android untuk penjualan di kios eceran,
khususnya kios tanaman Q-Mono
Flower.
1.5 Metode Penelitian
Langkah-langkah dalam
melakukan penelitian yang berjudul “Aplikasi Ponsel
Berbasis Android untuk
Penjualan pada Kios Eceran Q-Mono Flower” ini adalah:
1. Pengumpulan data
Metode pengumpulan data yang
digunakan adalah:
a. Metode kearsipan
b. Metode kepustakaan
c. Metode wawancara
2. Analisis
Mengidentifikasi masalah,
menganalisis kelemahan sistem, menganalisis
kebutuhan informasi pemakai
dengan metode analisis SWOT, kemudian membuat
laporan hasil analisis.
3. Perancangan aplikasi
Mendesain aplikasi secara
umum dan secara terperinci yang meliputi desain input,
desain proses, output, dan
desain basis data dengan menggunakan beberapa
tools untuk Android Developer
seperti JAVA SDK 1.6, Android SDK, Eclipse 3.5
(Galileo), Eclipse ADT
plugin, dan SQLite.
4. Implementasi aplikasi
Melakukan penulisan kode
program (coding) untuk membangun aplikasi ponsel
Android.
5. Evaluasi aplikasi
Untuk memastikan bahwa
aplikasi yang
2. Landasan Teori
2.1 Android
Android merupakan sistem
operasi ponsel yang tumbuh di tengan sistem operasi
lainnya yang berkembang
dewasa ini. Sistem operasi lainnya seperti Windows Mobile,
IOS, Symbian, dan masih
banyak lagi juga menawarkan kekayaan isi dan keoptimalan
berjalan di atas perangkat
keras (hardware) yang ada. Akan tetapi, sistem operasi yang
ada ini berjalan dengan
memprioritaskan aplikasi inti yang dibangun sendiri tanpa melihat
potensi yang cukup besar dari
aplikasi pihak ketiga. Oleh karena itu, adanya
keterbatasan dari aplikasi
pihak ketiga untuk mendapatkan data asli ponsel,
berkomunikasi antar proses
serta keterbatasan distribusi aplikasi pihak ketiga untuk
platform mereka.
Android menawarkan sebuah
lingkungan yang berbeda untuk pengembang. Setiap
aplikasi memiliki tingkatan
yang sama. Android tidak membedakan antara aplikasi inti
dengan aplikasi pihak ketiga.
API yang disediakan menawarkan akses ke hardware,
maupun data-data ponsel
sekalipun, atau data sistem itu sendiri. Bahkan pengguna
dapat menghapus aplikasi inti
dan menggantikannya dengan aplikasi pihak ketiga.
Sedangkan Android SDK
(Software Development Kit) menyediakan Tools dan API
yang diperlukan untuk
mengembangkan aplikasi pada platform Android dengan
menggunakan bahasa
pemrograman Java. 1
1. Pertukaran data dan
komunikasi antar proses
Untuk pengembang hal yang
perlu diperhatikan bahwa tidak membutuhkan
sertifikasi untuk menjadi
pengembang Android. Android juga telah menyediakan Android
Market bagi para pengembang
untuk menempatkan dan menjual aplikasi yang telah
dibuatnya. Hal menarik
lainnya yang menjadi pembeda Android dengan yang lain adalah:
2. Aplikasi servis yang
berjalan di background
3. Dukungan Google Map
2.2 Analisis Data
Analisa data dapat diartikan
sebagai membandingkan dua hal atau nilai variabel
untuk mengetahui selisihnya
atau rasionya, kemudian diambil kesimpulannya atau
menguraikan suatu keseluruhan
menjadi bagian-bagian atau komponen-komponen yang
lebih kecil, agar dapat
membandingkan salah satu atau beberapa kkomponen dengan
keseluruhan.
2.3 UML
Unified Modeling Language
(UML) adalah merupakan sistem arsitektur yang
bekerja dalam OOAD
(Object-Oriented Analysis Design) dengan satu bahasa yang
konsisten untuk menentukan,
visualisasi, mengkontruksi dan mendokumentasi artifact
(sepotong informasi yang
digunakan atau dihasilkan dalam suatu proses rekayasa
software, dapat berupa model,
deskrispi, atau software) yang terdapat dalam sistem
software. UML merupakan
bahasa pemodelan yang paling sukses dari tiga metode
Orientasi Obyek yang telah
ada sebelumnya yaitu :2
1. Grady Booch OOD
(Object-Oriented Design)
2. Jim Rumbaugh OMT (Object
Modeling Tecnique)
3. Ivar Jacobson OOSE
(Object-Oriented Software Engineering)
2.4 Konsep Dasar Basis Data
Basis data (database) adalah
kumpulan dari berbagai data yang saling
berhubungan satu dengan yang
lainnya. Basis data tersimpan di perangkat keras, serta
dimanipulasi dengan
menggunakan perangkat lunak. Pendefinisian basis data meliputi
spesifikasi dari tipe data,
struktur dan batasan dari data atau informasi yang akan
disimpan. Database merupakan
salah satu komponen yang penting dalam sistem
informasi, karena merupakan
basis dalam menyediakan informasi pada para pengguna
atau user
.
Penyusunan basis data
meliputi proses memasukkan data kedalam media
penyimpanan data dan diatur
dengan menggunakan perangkat Sistem Manajemen Basis
Data (Database Management
System DBMS). Manipulasi basis data meliputi pembuatan
pernyataan (query) untuk
mendapatkan informasi tertentu, melakukan pembaharuan atau
penggantian (update) data,
serta pembuatan report data.
3. Analisis
3.1 Tinjauan Umum
Q-Mono Flower adalah kios
tanaman yang berada di Pusat Satwa dan Tanaman
Hias Yogyakarta (PASTY),
Dongkelan, Jl. Bantul, kios No. 11, Yogyakarta. Q-Mono
Flower didirikan pada tahun
2000, pada saat itu belum memakai nama Q-Mono Flower
tetapi Qimo Flower. Kemudian
pada tahun 2007 barulah berganti nama menjadi Q-Mono
Flower. Pendiri kios ini
adalah Yanti M. Wibowo bersama suaminya, beliau adalah
seorang wiraswasta.
Q-Mono Flower pada umumnya
sama seperti kios tanaman lain yang ada di
PASTY, menjual berbagai macam
tanaman, seperti tanaman bunga, tanaman hias,
tanaman herbal, serta berbagai
tanaman yang lain.
Dalam kegiatan transaksinya,
pemilik dari Q-Mono Flower masih menggunakan
pulpen dan buku catatan
khusus untuk mencatat tiap transaksi yang terjadi, sehingga
bisa diketahui total
pendapatan tiap hari dan tiap bulannya.
3.2 Analisis
Analisa dapat diartikan
sebagai membandingkan dua hal atau nilai variabel untuk
mengetahui selisihnya atau
rasionya, kemudian diambil kesimpulannya atau
menguraikan suatu keseluruhan
menjadi bagian-bagian atau komponen-komponen yang
lebih kecil, agar dapat
membandingkan salah satu atau beberapa komponen dengan
keseluruhan.
4. Hasil Penelitian dan
Pembahasan
4.1 Hasil Penelitian
4.1.1 Interface
Hasil penelitian adalah telah
dibuat sebuah aplikasi ponsel berbasis Android untuk
penjualan pada kios eceran
Q-Mono Flower. Berikut adalah interface dari aplikasi
tersebut.
#NB : HANYA SEBUAH TUGAS UNTUK MENDAPATKAN NILAI.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar