Minggu, 27 April 2014

Observasi sistem aplikasi abdroid

APLIKASI PONSEL BERBASIS ANDROID UNTUK PENJUALAN
PADA KIOS ECERAN Q-MONO FLOWER


Nama:Michael Juiverson S
Kelas:3ka37
Npm:14111461



1. Pendahuluan

1.1 Latar Belakang Masalah
Sudah kita ketahui bahwa perkembangan teknologi seluler saat ini semakin pesat.
Hanya dengan sebuah telepon seluler kini kita dapat melakukan banyak hal dan juga
yang sekarang sering digunakan adalah untuk menjalankan aplikasi-aplikasi mobile
sebagai sarana hiburan, jejaring sosial ataupun sebagai media untuk mendapatkan dan
mengolah data informasi.
Salah satu sistem operasi yang saat ini semakin berkembang adalah Android. Bisa
dipastikan, jumlah perangkat berbasis Android yang berada di tangan pengguna di
Indonesia bakal bertambah secara signifikan.
Dengan semakin berkembangnya perangkat mobile serta teknologi yang
menyertainya akan sangat berpengaruh pada perkembangan aplikasi mobile.
Perkembangan aplikasi mobile tersebut akhirnya memberikan dampak pada berbagai
bidang kehidupan kita. Salah satunya adalah bidang perdagangan.
Namun pada bidang perdagangan biasanya teknologi hanya diterapkan pada
suatu hal yang besar, seperti pada toko-toko besar, minimarket, supermarket,dan lain
sebagainya. Dan jarang digunakan pada perdagangan retail atau, seperti kios eceran,
warung-warung kelontong, dan lain sebagainya. Padahal kios-kios eceran tersebut juga
butuh laporan pendapatan tiap bulannya.
Sebagai contoh, pada sebuah kios tanaman Q-Mono Flower, saat berlangsungnya
transaksi, pemilik kios tanaman tersebut akan menghitung total tagihan dari tanaman
yang dibeli pelanggan dengan menggunakan kalkulator. Hal ini tentu bukan masalah jika
tanaman yang dibeli sedikit, tapi jika tanaman yang dibeli banyak tentu akan
membutuhkan proses yang cukup memakan waktu.

Berdasarkan dari latar belakang di atas, maka penulis mencoba mengembangkan
teknologi aplikasi ponsel yang berbasis Android dengan membuat suatu aplikasi
penjualan. Dengan adanya aplikasi ini, pemilik kios tanaman Q-Mono Flower akan lebih
mudah dan cepat dalam melakukan transaksi jual-beli dengan pelanggannya. Dan jika
pemilik kios Q-Mono Flower ingin mengetahui berapa hasil penjualan tanaman
perbulannya, maka dengan aplikasi ponsel ini hal tersebut akan sangat mudah dilakukan
karena semua hal tersebut bisa dilakukan hanya dalam satu genggaman.

1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian di atas, rumusan masalah yang akan dipecahkan adalah
bagaiamana merancang dan membuat aplikasi ponsel berbasis Android untuk penjualan
di kios eceran, khusunya kios tanaman Q-Mono Flower yang simpel, mudah digunakan,
efektif, dan efisien.
Aplikasi ini selanjutnya bisa digunakan secara maksimal oleh para pemilik kios
eceran, khususnya kios tanaman Q-Mono Flower sehingga mampu meningkatkan kinerja
mereka.
1.3 Batasan Masalah
Dalam melakukan perancangan dan membuat aplikasi ponsel berbasis Android ini
hanya dibatasi dari segi sistem informasi atau program aplikasinya saja. Selain itu,
aplikasi ponsel berbasis Android ini hanya digunakan untuk penjualan di kios-kios
eceran, khususnya kios tanaman Q-Mono Flower, tidak untuk pada toko-toko grosir
besar. Untuk semakin menghindari meluasnya masalah yang akan dibahas, maka
batasan masalah yang akan dibahas yaitu:
1. Aplikasi ponsel berbasis Android yang dibuat adalah aplikasi untuk penjualan di
kios eceran, khususnya kios tanaman Q-Mono Flower.
2. Aplikasi ponsel ini berfungsi sebagai pengganti kalkulator untuk menghitung total
pembelian dari pelanggan atau sebagai cash register sederhana tapi tidak memiliki
tombol standar untuk item
3.
.
Dengan item baris pada aplikasi ponsel berbasis Android ini, user dapat
mengatur nama, stok, dan
4. Aplikasi ponsel berbasis Android ini mampu menghasilkan informasi berupa total
pembelian dan penjualan tiap harinya, tiap bulannya, atau rentang waktu tertentu
yang ditentukan sendiri oleh pemilik kios.
harga barang.
5. Aplikasi ponsel berbasis Android ini dapat terintegerasi dengan printer untuk
mencetak nota pembelian.
6. Dalam pembuatan aplikasi mobile ini penulis menggunakan perangkat lunak
Eclipse.
1.4 Tujuan dan Manfaat Penelitian
Maksud dari penysunan skripsi adalah sebagai syarat untuk menyelesaikan
pendidikan program studi Strata 1 STMIK AMIKOM Yogyakarta.
Adapun tujuan penelitian ini yaitu:
1. Membuat aplikasi ponsel berbasis Android untuk penjualan di kios eceran,
khususnya kios tanaman Q-Mono Flower.


1.5 Metode Penelitian
Langkah-langkah dalam melakukan penelitian yang berjudul “Aplikasi Ponsel
Berbasis Android untuk Penjualan pada Kios Eceran Q-Mono Flower” ini adalah:
1. Pengumpulan data
Metode pengumpulan data yang digunakan adalah:
a. Metode kearsipan
b. Metode kepustakaan
c. Metode wawancara
2. Analisis
Mengidentifikasi masalah, menganalisis kelemahan sistem, menganalisis
kebutuhan informasi pemakai dengan metode analisis SWOT, kemudian membuat
laporan hasil analisis.
3. Perancangan aplikasi
Mendesain aplikasi secara umum dan secara terperinci yang meliputi desain input,
desain proses, output, dan desain basis data dengan menggunakan beberapa
tools untuk Android Developer seperti JAVA SDK 1.6, Android SDK, Eclipse 3.5
(Galileo), Eclipse ADT plugin, dan SQLite.
4. Implementasi aplikasi
Melakukan penulisan kode program (coding) untuk membangun aplikasi ponsel
Android.
5. Evaluasi aplikasi
Untuk memastikan bahwa aplikasi yang

2. Landasan Teori

2.1 Android
Android merupakan sistem operasi ponsel yang tumbuh di tengan sistem operasi
lainnya yang berkembang dewasa ini. Sistem operasi lainnya seperti Windows Mobile,
IOS, Symbian, dan masih banyak lagi juga menawarkan kekayaan isi dan keoptimalan
berjalan di atas perangkat keras (hardware) yang ada. Akan tetapi, sistem operasi yang
ada ini berjalan dengan memprioritaskan aplikasi inti yang dibangun sendiri tanpa melihat
potensi yang cukup besar dari aplikasi pihak ketiga. Oleh karena itu, adanya
keterbatasan dari aplikasi pihak ketiga untuk mendapatkan data asli ponsel,
berkomunikasi antar proses serta keterbatasan distribusi aplikasi pihak ketiga untuk
platform mereka.
Android menawarkan sebuah lingkungan yang berbeda untuk pengembang. Setiap
aplikasi memiliki tingkatan yang sama. Android tidak membedakan antara aplikasi inti
dengan aplikasi pihak ketiga. API yang disediakan menawarkan akses ke hardware,
maupun data-data ponsel sekalipun, atau data sistem itu sendiri. Bahkan pengguna
dapat menghapus aplikasi inti dan menggantikannya dengan aplikasi pihak ketiga.
Sedangkan Android SDK (Software Development Kit) menyediakan Tools dan API
yang diperlukan untuk mengembangkan aplikasi pada platform Android dengan
menggunakan bahasa pemrograman Java. 1
1. Pertukaran data dan komunikasi antar proses

Untuk pengembang hal yang perlu diperhatikan bahwa tidak membutuhkan
sertifikasi untuk menjadi pengembang Android. Android juga telah menyediakan Android
Market bagi para pengembang untuk menempatkan dan menjual aplikasi yang telah
dibuatnya. Hal menarik lainnya yang menjadi pembeda Android dengan yang lain adalah:
2. Aplikasi servis yang berjalan di background
3. Dukungan Google Map
2.2 Analisis Data
Analisa data dapat diartikan sebagai membandingkan dua hal atau nilai variabel
untuk mengetahui selisihnya atau rasionya, kemudian diambil kesimpulannya atau
menguraikan suatu keseluruhan menjadi bagian-bagian atau komponen-komponen yang
lebih kecil, agar dapat membandingkan salah satu atau beberapa kkomponen dengan
keseluruhan.

2.3 UML
Unified Modeling Language (UML) adalah merupakan sistem arsitektur yang
bekerja dalam OOAD (Object-Oriented Analysis Design) dengan satu bahasa yang
konsisten untuk menentukan, visualisasi, mengkontruksi dan mendokumentasi artifact
(sepotong informasi yang digunakan atau dihasilkan dalam suatu proses rekayasa
software, dapat berupa model, deskrispi, atau software) yang terdapat dalam sistem
software. UML merupakan bahasa pemodelan yang paling sukses dari tiga metode
Orientasi Obyek yang telah ada sebelumnya yaitu :2
1. Grady Booch OOD (Object-Oriented Design)

2. Jim Rumbaugh OMT (Object Modeling Tecnique)
3. Ivar Jacobson OOSE (Object-Oriented Software Engineering)
2.4 Konsep Dasar Basis Data
Basis data (database) adalah kumpulan dari berbagai data yang saling
berhubungan satu dengan yang lainnya. Basis data tersimpan di perangkat keras, serta
dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak. Pendefinisian basis data meliputi
spesifikasi dari tipe data, struktur dan batasan dari data atau informasi yang akan
disimpan. Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem
informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi pada para pengguna
atau user

.
Penyusunan basis data meliputi proses memasukkan data kedalam media
penyimpanan data dan diatur dengan menggunakan perangkat Sistem Manajemen Basis
Data (Database Management System DBMS). Manipulasi basis data meliputi pembuatan
pernyataan (query) untuk mendapatkan informasi tertentu, melakukan pembaharuan atau
penggantian (update) data, serta pembuatan report data.

3. Analisis

3.1 Tinjauan Umum
Q-Mono Flower adalah kios tanaman yang berada di Pusat Satwa dan Tanaman
Hias Yogyakarta (PASTY), Dongkelan, Jl. Bantul, kios No. 11, Yogyakarta. Q-Mono
Flower didirikan pada tahun 2000, pada saat itu belum memakai nama Q-Mono Flower
tetapi Qimo Flower. Kemudian pada tahun 2007 barulah berganti nama menjadi Q-Mono
Flower. Pendiri kios ini adalah Yanti M. Wibowo bersama suaminya, beliau adalah
seorang wiraswasta.
Q-Mono Flower pada umumnya sama seperti kios tanaman lain yang ada di
PASTY, menjual berbagai macam tanaman, seperti tanaman bunga, tanaman hias,
tanaman herbal, serta berbagai tanaman yang lain.
Dalam kegiatan transaksinya, pemilik dari Q-Mono Flower masih menggunakan
pulpen dan buku catatan khusus untuk mencatat tiap transaksi yang terjadi, sehingga
bisa diketahui total pendapatan tiap hari dan tiap bulannya.

3.2 Analisis
Analisa dapat diartikan sebagai membandingkan dua hal atau nilai variabel untuk
mengetahui selisihnya atau rasionya, kemudian diambil kesimpulannya atau
menguraikan suatu keseluruhan menjadi bagian-bagian atau komponen-komponen yang
lebih kecil, agar dapat membandingkan salah satu atau beberapa komponen dengan
keseluruhan.
4. Hasil Penelitian dan Pembahasan

4.1 Hasil Penelitian
4.1.1 Interface
Hasil penelitian adalah telah dibuat sebuah aplikasi ponsel berbasis Android untuk
penjualan pada kios eceran Q-Mono Flower. Berikut adalah interface dari aplikasi
tersebut.

#NB : HANYA SEBUAH TUGAS UNTUK MENDAPATKAN NILAI.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar